Sesuai janji saya di tulisan yang lalu, saya akan membahas lagi hal – hal seputar Web Science, yang sebenernya saya tulis karna faktor SoftSkills juga… heheh… .
x : loe maw bahas apaan cid ?
Ea…ga baca judul… ![]()
x : oh iya…sory2…
. Btw, URL Shortening ? apaan tuuuuhhh ??? ![]()
Bentar – bentar…biarin saya bicara dulu sebentar. Sebagai pengantar, yuk kita intip apa itu URL dari WikiPedia ( yang bahasa Inggris yaaa…kalo yang bahasa Indonesia, sedikit soalnya… ). Di sana dituliskan bahwa, URL adalah singkatan dari Uniform Resource Locator which is a subset from URI ( Uniform Resource Identifier ) that specifies where an identified resource is available and the mechanism for retrieving it. Bila diartikan ke dalam bahasa Indonesia, Uniform Resource Locator adalah bagian dari URI ( Uniform Resource Identifier ) yang menunjukkan dimana suatu materi itu tersedia dan bagaimana cara pengaksesannya di dunia Internet.
Untuk sejarahnya, URL ini diciptakan pada tahun 1994 oleh Tim Berners-Lee sebagai bagian dari URI. Namun ternyata Berners Lee sendiri menyesali adanya tanda titik ( . ) sebagai pemisah lajur menuju pusat data. Ia berharap bahwa dulu ia menggunakan tanda “/ ” saja pada keseluruhan alamat URL. Ia juga menganggap bahwa dua tanda slash ( / ) di awal ( http:// ) tidak begitu penting. Perlu diketahui juga, bahwa dengan ditemukannya URL ini, maka dunia internet bisa berkembang dengan sedemian pesat hingga sekarang ini.
x : hoaaahhmmm….ngantuk cid…masih lama ga ??? kalo masih, gw maw
dulu…hhe…
Zzz…biasa aja dunk, setiap tulisan, pasti ada pendahuluannya kan ( walopun artikel – artikel gw yang laennya ga ada…
) hehe…
Ok, langsung masuk ke hal tentang “URL Shortening“. Apa sih maksudnya ? kalo di artiin, ya memperpendek URL ..sebagai contoh, URL dari artikel ini adalah : http://acid.it-kosongsatu.com/2010/02/web-science-memperpendek-url/ panjang bukan ? nah, untuk mempermudah kita berbagi artikel ini kepada orang lain, baik lewat E-Mail atau pada Forum – forum diskusi, maka kita menggunakan URL Shortening Service atau Jasa Memperpendek URL. Jasa ini biasanya digunakan oleh para pengguna Twitter untuk berbagi halaman website, foto pada suatu media penyimpanan digital atau sebagainya lewat Tweet ( sebutan untuk status pada Tweeter ) mereka. So, untuk pada pengguna Twitter, mungkin udah ga asing lagi denger kata – kata TinyURL.
Nah, untuk sejarah dari URL Shortening Service ini sendiri diciptakan pertama kali oleh TinyURL pada tahun 2002 ( walaupun idenya sudah ada pada tahun 2001 ). Pada intinya seh, service ini memberikan jasa Redirect ( mengarahkan ) menuju ke suatu halaman yang tentunya alamat dari halaman tersebut sudah di pendekkan.
Munculnya URL Shortening Service ini pun tidak hanya di barengi dengan kabar positive. Suatu teknologi yang berkembang, pasti menimbulkan kemungkinan – kemungkinan negative dan penyalahgunaan daripadanya. Dari URL Shortening Service ini sendiri, timbul beberapa issue, diantaranya :
- Banyaknya broken link ketika si penyedia jasa sudah tidak bekerja lagi, alias mati.
- Pengarahan yang dilakukan oleh jasa tersebut pun bisa sampai ke halaman yang salah.
- Dilakukannya blokir terhadap beberapa penyedia jasa URL Shortening.
Selain itu, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan pada penggunaan URL Shortening ini. Diantaranya adalah :
- HANYA gunakan URL Shortening untuk berbagi alamat URL dalam pembicaraan sesaat.
- JANGAN menggunakan URL Shortening dalam HYPERLINK dari suatu kata yang menuju ke website orang baik itu dalam Artikel atau Link List. Karna, bila penyedia jasa URL Shortening itu berhenti bekerja, maka akan terjadi Broken Link.
x : ooo…gitu yaahhh.. cid, contohin hasil URL Shortening dari URL artikel ini dunk.
Hmm…contoh hasil URL Shortening dari URL artikel ini adalah : [shorturl]
Nah, itulah contohnya. Coba aja klik link tersebut, pasti akan kembali ke halaman ini… ![]()
Teknik yang digunakan untuk URL Shortening adalah meng-generate suatu alamat domain acak setelah nama domain utamanya yang kemudian akan di arahkan ke alamat yang tadi ingin kita pendekkan. Panjangnya karakter yang di-generate tergantung kepada perusahaan penyedia jasa tersebut. Biasanya, karakter yang di-generate itu merupakan kumpulan dari huruf – huruf acak.
x : btw, kenapa hurufnya acak begitu seh ? kenapa engga kata yang ada artinya aja ?
Nah, kenapa hasil generate-nya berupa kata – kata acak ? hal ini untuk memperluas dan memperbanyak kuota dari URL yang bisa di pendekkan. Misalnya, pada TinyURL yang menggunakan kombinasi huruf kecil dan angka sebagai hasil generate, dapat mempunyai (26 + 10)6 URL – URL yang terdiri dariĀ 6 karakter. Bila di jumlahkan, bisa sampai 2 miliyar link. Jumlah yang banyak, namun tidak tak terbatas. Lain halnya bila dibandingkan dengan kata, panjang dari kata yang memiliki arti, baik dalam bahasa inggris maupun bahasa indonesia, minimal dapat tersusun atas 3 huruf. Itu pun masih sedikit sekali kosa kata yang tersedia. Oleh karna itu, URL Shortening menggunakan kombinasi huruf dan angka yang memungkinkan banyak alamat yang dapat dipendekkan. Contoh gampangnya, kalian pernah nemu KAMUS yang kosa katanya lebih dari 100 milyar ? Kayaknya engga ada deh…hhe… ![]()
Berikut ini adalah beberapa penyedia jasa URL Shortening :
Nah, pada WordPress sendiri, tersedia Plugins untuk menampilkan hasil URL Shortening dari artikel blgo kita. Coba kalian cari di http://wordpress.ord/extend/plugins/ dengan kata kunci “shorturl”. Plugin ini nantinya akan menampilkan hasil URL Shortening pada ahir artikel kita ( bisa dilihat contohnya pada artikel ini ).
x : wah, boleh juga neh…di coba dulu ahhh…
Siiipp….di tunggu komentarnya yaaa… ![]()


